APA ITU KANKER PAYUDARA??

Apa Itu Kanker Payudara?

  • Kanker payudara adalah kondisi medis serius di mana sel-sel abnormal tumbuh secara tidak terkendali di jaringan payudara.
  • Kanker payudara dapat menyerang jaringan payudara, seperti kelenjar susu, milk ducts, jaringan lemak, dan jaringan ikat.
  • Biasanya, kanker dimulai di saluran susu (duktus) atau lobulus yang memproduksi susu.
  • Meski kanker payudara paling banyak diderita oleh wanita, penyakit ini juga dapat menyerang pria.
  • Seperti halnya penyakit kanker lain, kanker payudara juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis) jika tidak ditangani​.

Apa Penyebab Kanker Payudara?

  • Kanker payudara disebabkan oleh mutasi genetik yang membuat sel-sel payudara membelah tanpa kontrol.
  • Pertumbuhan sel abnormal tersebut diduga disebabkan oleh mutasi gen yang diwariskan secara genetik. However, dapat juga terjadi akibat paparan faktor lingkungan, like:

ØPaparan radiasi

ØPenggunaan hormon estrogen, dalam periode yang berkepanjangan (misalnya pil KB atau terapi hormon menopause)

ØMultifaktorial, terutama dari gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi makanan sumber karsinogen

Apa Gejala Kanker Payudara?

  • Benjolan di payudara atau armpit, seringnya tidak nyeri dan terasa keras.
  • Bentuk atau ukuran berubah, payudara terlihat asimetris atau lebih besar dari biasanya.
  • Kulit payudara berubah, kulit tampak merah, bersisik, atau menyerupai kulit jeruk.
  • Keluar cairan from puting, termasuk darah atau cairan bening yang tidak normal.
  • Bengkak atau nyeri, terjadi pembengkakan yang terasa nyeri di payudara.
  • Puting tertarik masuk, disebut retraksi atau inversi.

Apa Faktor Risiko Kanker Payudara?

Selain mewaspadai gejala, beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara, i.e.:

  • Faktor genetik: Mutasi gen BRCA1 dan BRCA2 meningkatkan risiko.
  • Riwayat keluarga: Jika ibu, saudara perempuan, atau kerabat dekat memiliki riwayat kanker payudara, risikonya lebih tinggi.
  • Gaya hidup: Konsumsi alkohol, obesitas, dan kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada risiko

Apa Saja Jenis Stadium Kanker Payudara?

Kanker payudara memiliki beberapa stadium berdasarkan sistem TNM (tumor, node, metastasis), yaitu ukuran tumor, kelenjar getah bening yang terkena, dan penyebaran ke organ-organ lain (metastasis):

  • Stadium 0: Tumor masih terbatas pada lapisan sel asalnya (in situ) dan belum menyebar.
  • Stadium I: Tumor sudah bersifat invasif sehingga bisa menembus lapisan asalnya menuju ke jaringan lain namun masih berukuran kecil. Belum terjadi penyebaran ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lain.
  • Stadium IIA and IIB: Tumor sudah lebih besar, ukuran pada stadium IIB lebih besar dari stadium IIA. Sudah terjadi penyebaran pada beberapa kelenjar getah bening di dekatnya. Belum terdapat penyebaran ke organ lain.
  • Stadium IIIA, IIIB, and IIIC: Penyebaran pada kelenjar getah bening terjadi lebih luas dari stadium II. Pada stadium IIIA ukuran masih mungkin sama dengan stadium II, namun pada IIIB ukuran menjadi lebih besar. Stadium IIIC penyebaran pada kelenjar getah bening semakin masif. Belum terjadi penyebaran ke organ lain.
  • Stadium 4: Telah terjadi metastasis. Kanker menyebar ke organ tubuh lain, seperti paru-paru, tulang, dan/atau hati​.

Apa Saja Jenis Kanker Payudara?

  • Berdasarkan penyebarannya, kanker payudara terbagi menjadi dua kategori utama yaitu non-invasif dan invasif.
  • Perbedaan utamanya adalah apakah sel kanker telah menyebar ke jaringan sekitarnya atau tetap terlokalisasi.
  • Perbedaan ini penting untuk diidentifikasi karena akan menentukan langkah pengobatan selanjutnya.
  • Kanker invasif lebih mungkin menyebar sehingga memerlukan pendekatan terapi yang lebih agresif.

Apa Pengobatan Kanker Payudara?

Operasi Mastektomi

  • Mengangkat seluruh atau sebagian jaringan payudara sebagai pengobatan atau pencegahan kanker payudara.

Terapi Radiasi

  • Menggunakan sinar energi tinggi untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa setelah operasi.

Kemoterapi

  • Menggunakan obat-obatan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Terapi Hormonal

  • Efektif untuk kanker dengan reseptor estrogen/progesteron positif.

Terapi Target

  • Obat seperti trastuzumab (Herceptin) atau pertuzumab digunakan untuk menyerang protein spesifik (HER2) pada kanker jenis tertentu, dengan efek samping lebih ringan dibanding kemoterapi.

Imunoterapi

  • Memanfaatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker. Cocok untuk kanker tertentu seperti triple-negative breast cancer

Perawatan Paliatif

  • Berfokus pada pengelolaan gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien, terutama untuk kanker stadium lanjut​
Leave a reply